Category Archives: kesehatan

Jual Paket Wisata Jogja

Angga Tour and Travel. suatu usaha yang bergerak dibidang Jasa #Tour and #Travel, Rent Car, Paket Wisata (Domestic and Internasional). Menggeluti dunia usaha sudah merupakan suatu kesibukan yang telah kami lakukan semenjak menentukan studi di Kota Pelajar ini, Yogyakarta, Kota Wisata. Ialah kota yang secara geografis terdapat banyak spot-spot #wisata yang bisa dikategorisasikan sudah Go International dari segi publikasi dan ke-exotisannya. Yogyakarta merupakan sebuah kota kecil yang terdiri dari empat Kabupaten dan satu Kota Madya ini merupakan kota yang menjadi tujuan utama oleh traveller dan terutama menjadi tujuan wisata utama oleh Wisatwan Mancanegara yang ingin mengisi waktu liburan dan sejenak menikmati keakraban dengan keluarga, teman, sahabt, dan maupun si-do’i-nya. Tempat wisata yang disuguhkan oleh keindahan-keindahan yang sangat menarik ini tidak kalah dengan tempat-tempat wisata lainnya. maka dari itu, melihat dari posisi geografis Yogyakarta yang sangat strategis dan hemat penulis adalah sangat menjual “marketeble” secara ekonomi, perusahaan “Angga Tour and Travel” ini-lah hadir sebagai partner dan sekaligus membantu memudahkan perjalanan wisata anda.

air-terjun-tuban

air terjun//adminPhoto

Kepuasan dan kebahagiaan konsumen adalah yang menjadi visi utama daripada perusahaan kami.

——-sekian——-

enjoy your traveling with us !!!

contact us ; 085712110568 wa/tlp.

Makalah Psikologi Anak

 

A. Pengertian Anak Luar Biasa
Anak luar biasa masih merupakan istilah yang dipergunakan sampai saat ini, meskipun secara perundangang dan wacana yang berkembang dewasa ini peristilahan tersebut nampaknya perlu ditinjau kembali. Di dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UUSPN) yang terbaru, peristilahan Pendidikan Luar Biasa telah diganti dengan Pendidikan Khusus. Ini mengandung konsekuensi terhadap penggunaan istilah baik kelembagaan maupun subyek peserta didik. Demikian pula halnya dengan wacana yang berkembang secara intenasional tentang peristilahan anak luar biasa, yang dewasa ini sering disebut dengan istilah special needs educational children atau anak dengan kebutuhan pendidikan khusus. Anak luar biasa diartikan sebagai anak yang memiliki kelainan fisik, mental, emosi, sosial atau gabungan dari kelainan tersebut yang sifatnya sedemikian rupa sehingga memerlukan layanan pendidikan secara khusus.

B. Jenis Anak Luar Biasa
Jenis anak luar biasa yang ada di Indonesia terdiri dari :
1. Anak Tuna Netra (bagian A)
2. Anak Tuna Rungu (bagian B)
3. Anak Tuna Grahita (bagian C)
4. Anak Tuna Daksa (bagian D)
5. Anak Tuna Laras (bagian E)
6. Anak Berbakat (bagian F)
7. Anak Tuna Ganda (bagian G)
8. Anak Kelainan Autisme

C. Faktor Penyebab dan Waktu Terjadinya Keluarbiasaan
1. Faktor keturunan (hereditas)
– Bawaan dari turunan/orang tua
2. Faktor sebelum lahir (prenatal)
– Ketika dalam kandungan keracunan, kekurangan gizi, terkena infeksi.
– Waktu hamil ibunya penderita penyakit kronis, dan lain-lain
3. Faktor ketika lahir (natal)
– Persalinan yang lama sehingga kehabisan cairan
– Persalinan dibantu dengan alat (syaraf terganggu)
4. Faktor sesudah lahir (post natal)
– Karena sakit, kecelakaan atau karena salah obat

II. PSIKOLOGI ANAK LUAR BIASA KAITANNYA DENGAN PENJAS ADAPTIF.
Kebutuhan merupakan sesuatu yang dapat menimbulkan motivasi. Motivasi itu akan menimbulkan gerak dan usaha untuk memenuhi kebutuhan. Kebutuhan juga merupakan prasyarat yang harus dipenuhi apabila ingin menciptakan sesuatu yang ideal, maka tidak terlepas dari segi psikologi dan sosial.

Manusia yang ideal adalah manusia yang bisa mengembangkan potensi personal dan sosial sesuai dengan kapasitas yang tersedia dalam dirinya. Bagaimana membentuk manusia yang menyandang keluarbiasaan menjadi manusia yang ideal ?. Apa yang dibutuhkan oleh anak luar biasa sehingga ia menjadi manusia yang dapat berkembang secara optimal fotensi personal dan sosialnya ?

Apabila kita membicarakan masalah kebutuhan manusia pada umumnya maka akan terlihat bahwa manusia itu mempunyai kebutuhan dasar (basic needs) yang sama, tidak terkecuali apakah manusia itu tergolong normal atau yang mempunyai kelainan. Manusia memerlukan makan, minum, istirahat yang cukup dan udara yang segar untuk memenuhi kebutuhan fisiknya. Pemenuhan kebutuhan fisik harus diimbangi oleh kegiatan dan aktifitas gerak yang seimbang agar timbul kesegaran jasmani yang diharapkan, kesegaran jasmani akan mempengaruhi kesegaran rohani. Kebutuhan fisiologis bagi anak luar biasa tentu saja sangat memerlukan bantuan orang lain dalam pemenuhannya. Bahkan bantuan orang lain bisa berlangsung sepanjang hidupnya sebagai akibat dari beratnya keluarbiasaan yang disandang anak. Keterampilan gerak sangat mendukung keberhasilan anak dalam mengusahakan pemenuhan kebutuhan fisiknya.

Penjas adaptif merupakan salah satu alternatif untuk membantu anak luar biasa mengoptimalkan kemampuannya di dalam gerak. Dalam penjas adaptif anak luar biasa tidak hanya belajar keterampilan motorik, lebih dari itu mereka belajar pengetahuan tentang berbagai macam aktifitas yang dapat memberikan kepuasan, mengembangkan sikap dan apresiasi terhadap berbagai aktifitas yang mereka ikuti. Mereka juga belajar bagaimana memanfaatkan waktu luang sebagai bentuk rekreasi yang dapat memberikan kesenangan baik secara fisiologis, psikologis dan sosial.

ANAK TUNANETRA DAN LAYANAN PENDIDIKANNYA

I. PENGERTIAN TUNANETRA
Tunanetra berasal dari kata tuna dan netra, yang masing-masing berarti rusak/tidak memiliki dan mata/penglihatan, jadi tunanetra berarti rusak penglihatan. Sedangkan pengertian tunanetra dilihat dari kacamata pendidikan : menurut Barraga N (1983:25) adalah “Individu yang mengalami gangguan fungsi penglihatan untuk mengikuti belajar dan mencapai prestasi secara maksimal”.

II. KLASIFIKASI ANAK TUNANETRA
A. Didasarkan pada usia.
1. Anak tunanetra pra sekolah, adalah anak tunanetra yang berusia kurang dari lima tahun.
2. Anak tunanetra usia sekolah, adalah anak tunanetra yang berusia enam sampai delapan belas tahun yang mengikuti pendidikan formal.
3. Para tunanetra yang berusia lima belas tahun atau lebih dan sudah tidak atau belum pernah mengikuti pendidikan formal.

B. Didasarkan pada saat terjadinya ketunanetraan
1. Mereka yang tunanetra pada saat prenatal atau sebelum berusia empat tahun. Bagi mereka, ingatan mengenai pengalaman visual yang mungkin ada akan hilang dalam waktu yang cepat.
2. Mereka yang menjadi tunanetra pada usia empat sampai enam tahun. Mereka akan tetap memiliki ingatan visual yang cukup berarti.
3. Mereka yang menjadi tunanetra pada usia antara tujuh sampai dengan usia dewasa awal. Mereka pada umumnya akan mengalami guncangan batin yang diwarnai oleh tahap perkembangan jiwa masing-masing.

C. Didasarkan pada tingkat ketunanetraan
1. Tunanetra golongan buta
a. Mereka yang sama sekali tidak memiliki atau hampir tidak memiliki persepsi visual.
b. Mereka yang hanya memiliki persepsi cahaya.
c. Mereka yang memiliki persepsi sumber cahaya. Mereka menggunakan tanda-tanda braile sebagai media baca dan pengajaran.

2. Tunanetra Golongan kurang lihat.
a. Mereka yang memiliki persepsi benda-benda ukuran besar (benda-benda berukuran 1 dm atau lebih besar). Mereka masih membutuhkan tanda-tanda braille sebagai media baca dan pengajaran.
b. Mereka yang memiliki persepsi benda-benda sedang (benda-benda berukuran 1 dm dan 2 cm). Diantara mereka ada yang membutuhkan tanda-tanda braile, dan ada yang menggunakan huruf dan tanda visual yang diperbesar.
c. Mereka yang memiliki persepsi benda-benda ukuran kecil (benda-benda berukuran 2 cm atau lebih kecil). Mereka pada umumnya dapat menggunakan huruf dan tanda visual sebagai media baca dan pengajaran.

III. FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA KETUNANETRAAN
1. Faktor Keturunan
2. Faktor sebelum lahir (Pranatal)
– Ketika dalam kandungan kekurangan gizi, terkena infeksi, keracunan.
– Waktu hamil, ibunya menderita penyakit kronis.
– Aborsi yang gagal.
3. Faktor ketika lahir (Natal)
– Kelahiran yang lama, kehabisan cairan
– Kelahiran dibantu alat mengenai syaraf

4. Faktor sesudah lahir (Posnatal)
– Karena sakit
– Karena salah obat
– Karena kecelakaan

IV. KARAKTERISTIK ANAK TUNA NETRA
1. Secara fisik
– Jalan tegak
– Tangan selalu di depan
– Berjalan tersendat
2. Ciri khas dalam intelegensi
– Intelegensi anak tunanetra sama dengan anak nomal pada umumnya. Ada yang cerdas, ada yang rata-rata, ada yang rendah.
3. Ciri khas dalam soal
– Menutup diri
– Egois
– Mengenal orang lewat suara/rabaan
– Antisipasi terhadap orang yang pernah mengecewakannya

ANAK TUNAGRAHITA DAN KARAKTERISTIKNYA

A. PENDAHULUAN
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar istilah anak “bego”, atau kata yang lebih kasar lagi “anak gila”. Itulah sebutan atau predikat untuk anak tunagrahita. Bahkan ada yang mengatakan anak cacat (tuna) adalah sebagai kutukan, pembawa sial, karena perbuatan tidak senonoh orang tuanya. Sehingga setiap orang tua yang mempunyai anak cacat (tuna) merasa malu dan menyembunyikan anak tersebut. Dan ada pula yang berpendapat, bahwa anak cacat adalah anak yang membawa hoki, membawa keberuntungan. Itulah kenyataan yang terjadi di masyarakat.

B. PENGERTIAN ANAK TUNAGRAHITA
Istilah untuk anak tunagrahita bervariasi, dalam bahasa Indonesia dikenal dengan nama : lemah pikiran, terbelakang mental, cacat grahita dan tunagrahita. Dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Mentally Handicaped, Mentally Retardid. Anak tunagrahita adalah bagian dari anak luar biasa. Anak luar biasa yaitu anak yang mempunyai kekurangan, keterbatasan dari anak normal. Sedemikian rupa dari segi: fisik, intelektual, sosial, emosi dan atau gabungan dari hal-hal tadi, sehingga mereka membutuhkan layanan pendidikan khusus untuk mengembangkan potensinya secara optimal.

Jadi anak tunagrahita adalah anak yang mempunyai kekurangan atau keterbatasan dari segi mental intelektualnya, dibawah rata-rata normal, sehingga mengalami kesulitan dalam tugas-tugas akademik, komunikasi, maupun sosial, dan karena memerlukan layanan pendidikan khusus.

C. KLASIFIKASI ANAK TUNAGRAHITA
Potensi dan kemampuan setiap anak berbeda-beda demikian juga dengan anak tunagrahita, maka untuk kepentingan pendidikannya, pengelompokkan anak tunagrahita sangat diperlukan. Pengelompokkan itu berdasarkan berat ringannya ketunaan, atas dasar itu anak tungrahita dapat dikelompokkan.
1. Tunagrahita Ringan (Debil)
Anak tunagrahita ringan pada umumnya tampang atau kondisi fisiknya tidak berbeda dengan anak normal lainnya, mereka mempunyai IQ antara kisaran 50 s/d 70. Mereka juga termasuk kelompok mampu didik, mereka masih bisa dididik (diajarkan) membaca, menulis dan berhitung, anak tunagrahita ringan biasanya bisa menyelesaikan pendidikan setingkat kelas IV SD Umum.

2. Tunagrahita Sedang atau Imbesil
Anak tunagrahita sedang termasuk kelompok latih. Tampang atau kondisi fisiknya sudah dapat terlihat, tetapi ada sebagian anak tunagrahita yang mempunyai fisik normal. Kelompok ini mempunyai IQ antara 30 s/d 50. Mereka biasanya menyelesaikan pendidikan setingkat ke;las II SD Umum.

3. Tunagrahita Berat atau Idiot
Kelompok ini termasuk yang sangat rendah intelegensinya tidak mampu menerima pendidikan secara akademis. Anak tunagrahita berat termasuk kelompok mampu rawat, IQ mereka rata-rata 30 kebawah. Dalam kegiatan sehari-hari mereka membutuhkan bantuan orang lain.

D. SEBAB-SEBAB KETUNAAN
Menurut penyelidikan para ahli (tunagrahita) dapat terjadi :
1. Prenatal (sebelum lahir)
Yaitu terjadi pada waktu bayi masih ada dalam kandungan, penyebabnya seperti : campak, diabetes, cacar, virus tokso, juga ibu hamil yang kekurangan gizi, pemakai obat-obatan (naza) dan juga perokok berat.

2. Natal (waktu lahir)
Proses melahirkan yang sudah, terlalu lama, dapat mengakibatkan kekurangan oksigen pada bayi, juga tulang panggul ibu yang terlalu kecil. Dapat menyebabkan otak terjepit dan menimbulkan pendarahan pada otak (anoxia), juga proses melahirkan yang menggunakan alat bantu (penjepit, tang).

3. Pos Natal (sesudah lahir)
Pertumbuhan bayi yang kurang baik seperti gizi buruk, busung lapar, demam tinggi yang disertai kejang-kejang, kecelakaan, radang selaput otak (meningitis) dapat menyebabkan seorang anak menjadi ketunaan (tunagrahita).

E. KARAKTERISTIK ANAK TUNAGRAHITA
Karakteristik atau ciri-ciri anak tunagrahita dapat dilihat dari segi :
1. Fisik (Penampilan)
– Hampir sama dengan anak normal
– Kematangan motorik lambat
– Koordinasi gerak kurang
– Anak tunagrahita berat dapat kelihatan

2. Intelektual
– Sulit mempelajari hal-hal akademik
– Anak tunagrahita ringan, kemampuan belajarnya paling tinggi setaraf anak normal usia 12 tahun dengan IQ antara 50 – 70.
– Anak tunagrahita sedang kemampuan belajarnya paling tinggi setaraf anak normal usia 7, 8 tahun IQ antara 30 – 50
– Anak tunagrahita berat kemampuan belajarnya setaraf anak normal usia 3 – 4 tahun, dengan IQ 30 ke bawah.

3. Sosial dan Emosi
– Bergaul dengan anak yang lebih muda.
– Suka menyendiri
– Mudah dipengaruhi
– Kurang dinamis
– Kurang pertimbangan/kontrol diri
– Kurang konsentrasi
– Mudah dipengaruhi
– Tidak dapat memimpin dirinya maupun orang lain.

F. PENDIDIKAN ANAK TUNAGRAHITA
Berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 31 bahwa setiap warga negara berhak untuk mendapatkan pengajaran. Demikian halnya dengan anak tunagrahita berhak untuk mendapatkan pendidikan. Sekolah-sekolah untuk melayani pendidikan anak luarbiasa (tunagrahita) yaitu Sekolah Luar Biasa (SLB) atau sekolah berkebutuhan khusus.
Sekolah untuk anak luar biasa terdiri dari :
1. SLB – A untuk anak Tunanetra
2. SLB – B untuk anak Tunarungu
3. SLB – C untuk anak Tunagrahita
4. SLB – D untuk anak Tunadaksa
5. SLB – E untuk anak Tunalaras
6. SLB – F untuk anak Berbakat
7. SLB – G untuk anak cacat ganda

Sekolah Luar Biasa untuk anak tunagrahita dibedakan menjadi :
1. SLB – C untuk Tunagrahita ringan
2. SLB – C1 untuk Tunagrahita sedang

Untuk Tunagrahita berat biasanya berbentuk panti plus asramanya.

G. KURIKULUM
Dalam memberikan layanan pendidikan tidak terlepas dari yang namanya kurikulum. Kurikulum sebagai pedoman bagi sekolah. Kepala sekolah dan guru dalam melaksanakan tugasnya. Kurikulum untuk Sekolah Luar Biasa disesuaikan dengan jenis dan tingkat ketunaannya, mulai dari tingkat TKLB sampai dengan SMALB.
Kurikulum yang sekarang ini digunakan yaitu Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) 2004. Selain mempelajari mata pelajaran umum, ada juga mata pelajaran ke khususan, untuk anak tunagrahita yaitu mata pelajaran “Bina Diri” didalamnya mencakup :
– Kemampuan merawat diri
– Mengurus diri
– Menolong diri
– Komunikasi dan Sosialisasi

Kangkung sebagai Penenang

Kangkung sebagai Penenang dan Antiracun

Siapa yang tidak kenal dengan kangkung? Kangkung sangat populer dalam kuliner Nusantara. Dari mulai restoran Cina sampai warung kaki lima. Selama ini di kalangan masyarakat sudah melekat bahwa kangkung menyebabkan kantuk. Tapi, benarkah makan kangkung dapat menyebabkan ngantuk?

Tanaman Kangkung

Kangkung termasuk family Convolvulaceae atau keluarga kangkung-kangkungan. Kangkung atau Swam Cabbage, Water convovulus dan Water spinach adalah tanaman yang tumbuh dengan cepat dan bisa di panen dalam waktu satu sampai satu setengah bulan sejak jadi benih. Apabila pucuk dipetik, cabang dari tepi daun akan tumbuh lagi dan dapat dipanen setiap tujuh sampai sepuluh hari. Kangkung dapat tumbuh pada lumpur, rawa-rawa, parit bahkan terapung di atas air.

Kangkung pada awalnya berasal dari India kemudian menyebar ke Malaysia, Burma, Indonesia, Cina Selatan, Australia dan Negara Afrika. Di Indonesia sendiri kangkung banyak ditanam di pulau Jawa, Merauke, Papua dan Aceh.

Jenis kangkung

  • Kangkung darat (Ipomea reptans),

Atau yang biasa disebut kangkung Cina. Kangkung darat memiliki bunga yang putih bersih, batang dan daunnya lebih kecil daripada kangkung air, warna batangnya putih kehijau-hijauan. Kangkung darat menghasilkan biji yang lebih banyak.

  • Kangkung air (Ipomea aquatica),

Yang tumbuh secara alami di sawah, rawa atau parit. Kangkung air memiliki bunga berwarna putih kemerah-merahan, batang dan daunnya lebih besar dari pada kangkung darat dan warna batangnya lebih hijau. Kangkung air memiliki biji yang sedikit, oleh karena itu kangkung air diperbanyak dengan cara di stek.

Kandungan gizi dalam kangkung

Bagian tanaman kangkung yang penting adalah bagian bagian batang muda dan bagian pucuk-pucuknya sebagai bahan sayur mayor. Kangkung memiliki kandungan gizi yang cukup tingi, selain mengandung vitamin A, B1 dan C, juga mengandung protein, serta mineral seperti zat besi yang penting untuk pertumbuhan dan kesehatan.

Kangkung memiliki rasa manis dan tawar, bersifat sejuk. Dengan afinitas ke meridian usus besar dan lambung. Kangkung memiliki sifat menenangkan dan menyejukkan.

Efek farmakologis :

  • Antitoksik (anti-racun), dapat dimanfaatkan untuk kasus keracunan

  • Antidang (anti-inflamasi)

  • Peluruh kencing (diuretik)

  • Menghentikan pendarahan (hemostatik)

  • Sedative (obat tidur)

Kandungan Gizi Kangkung dan Kangkung Olahhh per 100 gram bahan

Kandungan

Kangkung

Kangkung Kukus

Kangkung Rebus

Energi (Kkal)

28

30

22

Protein (gram)

3.4

3.2

2.5

Lemak (gram)

0.7

0.7

0.6

Karbohidrat (gram)

3.9

4.7

3.1

Serat (gram)

2.0

1.8

1.2

Kalsium (mg)

67

70

50

Fosfor (mg)

54

49

51

Besi (mg)

2.3

4.4

3.5

Vit A (S.I)

0

0

0

Vit B (mg)

0.07

0.03

0.01

Vit C (mg)

17.0

11.0

13.0

Air (gram)

91.0

90.4

93.0

Sumber : Daftar Komposisi Zat Gizi Pangan Indonesia, Depkes RI 1995

Manfaat Kandungan Kangkung untuk Kesehatan :

  • Serat,

Bermanfaat untuk mengikat asam empedu dan kolesterol serta membawanya keluar bersama feses.

  • Zat besi,

Kangkung memiliki zat besi yang tinggi. Bermanfaat bagi wanita yang sedang menstruasi. Disamping itu zat besi dapat meningkatkan konsentrasi otak menjadi meningkat, karena konsentrasi sel darah merah meningkat sehingga aliran oksigen ke otakpun maksimal.

  • Klorofil,

Warna hijau daun pada kangkung erat kaitannya dengan karoten. Semakin hijau daunnya semakin tinggi karotennya. Bermanfaat sebagai anti-kanker, khususnya kanker kulit dan kanker paru.

Disamping itu kangkung juga berkhasiat untuk mengatasi mimisan, haid terlalu banyak, sakit gigi, disuria (susit buang air kecil), keracunan makanan, kencing berdarah, anyang-anyangan, sakit perut, wasir berdarah, ketombe, bahkan untuk obat luar seperti bisul, radang kulit yang bernanah bahkan kapalan.

Cara Mengolah Kangkung

Kangkung yang berkualitas baik adalah daun berwarna cerah (belum menguning), warna tidak buram, kondisinya masih segar, bersih dan daun tidak terlalu tua.

Kangkung yang telah diolah sebaiknya tidak dikonsumsi lagi lagi jika telah bermalam. Hal ini karena kangkung mengandung zat perokside yang bersifat merusak, aktifitas perokside akan meningkat jika terdapat kandungan zat besi (dalam kangkung). Ditambah kandungan lemak dalam daun akan mempercepat aktivitas enzim tersebut.

Sebelum dikonsumsi kangkung sebaiknya dicuci sampai bersih, bagian daun dan batang yang sudah tua sebaiknya di buang. Mengolah kangkung sebaiknya jangan terlalu lama dan terlalu panas, karena akan merusak zat gizi yang terkandung di dalamnya.

Kangkung dengan mitos membuat ngantuk

Mitos yang berkembang di masyarakat adalah makan kangkung akan menjadi ngantuk. Hal ini memang belum terbukti secara ilmiah. Memang kangkung mengandung komponen kimia yang bersifat sedative, yang membuat pikiran menjadi lebih relaks dan tenang sehingga berpotensi menjadi ngantuk.

Akan tetapi reaksi kantuk setelah mengkonsumsi kangkung pada setiap orangnya berbeda-beda, tergantung kondisi/respon tubuh orang yang mengkonsumsinya. Ada yang makan tiga sendok kangkung sudah mengantuk dan ada juga yang makan satu mangkuk kangkung masih segar bugar, tiada kantuk sedikitpun.

Makanan-makanan lainpun yang mengandung Omega-3, kalsium, selenium, seng, magnesium, asam folat dan asam lemak dan vitamin B komplek berpotensi membuat orang tertidur tenang. Bahkan mengkonsumsi karbohidratpun mempunyai efek menenangkan.

Efek ngantuk setelah makan kangkung tidak usah terlalu dikhawatirkan, bandingkan dengan manfaatnya yang lebih besar.

“Selamat menikmati hidangan kangkung”

Sumber bacaan : Rubrik redaksi Gizi dan Kesehatan asuhan Dra. Emma. S Wirakusumah, Msc. Ahli Gizi dan Kuliner. Koki edisi 00162 November 2009.

Manfaat Herbal Cakar Ayam

CAKAR   AYAM (Selaginella doederleinii Hieron.)

Divisi : Pteridophyta
 Kelas : Lycopodiinae
 Bangsa : Selaginellales
 Suku : Selaginellaceae
 Marga : Selaginella
 Jenis : Selaginella doederleinii Hieron.

Nama lokal : rumput solo, cemara kipas gunung,  Shi shang be (China).
Tumbuhan paku-pakuan ini tumbuh pada tebing, jurang, dan tempat-tempat teduh yang berhawa dingin. Batang tegak, tinggi 15 – 35 cm, keluar akar pada percabangan. Daunnya kecil-kecil, panjang 4 – 5 mm, lebar 2 mm, bentuk jorong, ujung meruncing, pangkal rata, warna daun bagian atas hijau tua, bagian bawah hijau muda. Daun tersusun di kiri kanan batang induk sampai kepercabangannya, yang menyerupai cakar ayam dengan sisik-sisiknya.

Sifat dan Khasiat Cakar Ayam :

Rasa : Manis
Sifat : Hangat, masuk meridian paru, hati dan lambung.

Khasiat Cakar Ayam :

Tanaman ini berkhasiat untuk menghilangkan panas dan lembab, melancarkan aliran darah, antitoksik, antineoplasma, penghenti pendarahan (hemostatis) dan menghilangkan bengkak.
Selain itu Cakar Ayam (Selaginella doederleinii Hieron) juga berkhasiat untuk mengatasi batuk, infeksi saluran nafas, radang paru, hepatitis, diare, keputihan, masalah pada rahim , pendarahan dan kanker rahim, kanker nasofaring, sirosis hati, kanker paru, bronkhitis, radang paru, tonsilis (amandel akut), batuk, koreng, hepatitis, perut busung, infeksi saluran kencing dan kandung kemih, Tulang patah, reumatik, mimisan, muntah darah, radang konjungtiva mata.

Bagian yang dipakai :

Seluruh bagian tanaman, pemakaian kering dan segar.

Contoh Pemakaian :

Rebusan : herba kering sebanyak 15 – 30 g, untuk kanker 50 – 100 g. Bahan tersebut direbus dalam 5 gelas air dengan api kecil selama 3 – 4. Setelah dingin air rebusannya diminum beberapa kali hingga habis dalam sehari.
Untuk pemakaian luar : herba segar dipipis, lalu ditempelkan ke tempat yang sakit. Digunakan untuk pengobatan reumatik, koreng, patah tulang dan luka berdarah.

Contoh Pemakaian Untuk Pengobatan:

1. Kanker / sirosis hati :
Herba cakar ayam kering 60 g, daging sapi tanpa lemak 30 – 60 g atau beberapa buah kurma, direbus dengan 5 gelas air bersih selama 4 jam. Setelah dingin disaring lalu minum beberapa kali hingga habis dalam sehari.

2. Batuk, radang paru, radang amandel (Tonsilitis):
Herba cakar ayam kering 30gr direbus Setelah dingin disaring lalu dibagi untuk 3 kali minum, yaitu pagi, siang dan sore hari.

3. Jari tangan bengkak:

Seluruh bagian tanaman dilumatkan, tempelkan pada tempat yang bengkan/sakit. Ganti 2-3 kali sehari.

4. Tulang patah:
Herba cakar ayam kering sebanyak 15 – 30 g direbus, lalu diminum. Untuk pemakaian luar, herba cakar ayam segar setelah dicuci bersih lalu dipipis. Tempelkan ke bagian tubuh yang patah, lalu dibalut. Ganti 3 kali sehari

Sumber : Atlas Tumbuhan Obat Indonesia/Dr. Setiawan Dalimartha

Manfaat Buah Bit Untuk Kesehatan

Manfaat Buah Bit Untuk Kesehatan

Bit kaya akan karbohidrat yang mudah menjadi energi serta zat besi yang membantu darah mengangkut oksigen ke otak. Bit berwarna merah, warna ini disebabkan oleh gabungan pigmen ungu betasianin dan pigmen kuning betasantin.

Kandungan bit:

  • Asam Folat 34%, Fungsi : Menumbuhkan dan mengganti sel-sel yang rusak ,

  • Kalium 14,8%, Fungsi : Memperlancar keseimbangan cairan di dalam tubuh,

  • Serat 13,6%,

  • vitamin C 10,2%, Fungsi : Menumbuhkan jaringan dan menormalkan saluran darah,

  • Magnesium 9,8%, Fungsi : Menjaga fungsi otot dan syaraf,

  • Triptofan 1,4%,

  • Zat Besi 7,4%, Fungsi : Metabolisme energi dan sistem kekebalan tubuh,

  • Tembaga 6,5%, Fungsi : Membentuk sel darah merah,

  • Fosfor 6,5%, Fungsi : Memperkuat tulang,

  • Caumarin yang berfungsi untuk mencegah tumor, dan

  • Betasianin sebagai pencegah kanker.

Manfaat bit:

Banyak sekali manfaat dari buah yang satu ini. Berikut ini sebagian dari manfaat yang akan kita dapatkan dari mengkonsumsi buah Bit.

  1. Sebagai obat hati dan kantong empedu.

  2. Menghancurkan sel tumor dan sel kanker.

  3. Memperkuat fungsi darah dan mengatasi anemia.

  4. Memproduksi sel-sel darah merah.

  5. Menurunkan kadar kolesterol.

  6. Membersihkan dan menetralkan racun di dalam tubuh.

  7. Memperkuat sistem peredaran darah dan sistem kekebalan.

  8. Melawan infeksi dan radang serta mengatasi masalah batu ginjal.

  9. Memberi tenaga dan menyeimbangkan tubuh.

    Cara membuat jus untuk pengobatan anemia:

    • Cuci buah bit

    • Kupas kulitnya

    • Potong dan masukkan dalam blender atau diparut

    • Kemudian peras ambil airnya (untuk 1 gelas)

    • Tuangkan ke dalam gelas dan siap diminum

Mengkonsumsi jus bit, menurut peneliti, bisa membantu Anda berolahraga lebih lama tanpa rasa capek. Selain itu, setengah liter jus bit sehari efektif untuk menurunkan tekanan darah dan memperbaiki kesehatan.

Just bit, terang peneliti, menunjukkan hasil yang mencengangkan karena manfaatnya melebihi rutinitas olahraga teratur di bawah pengawasan pelatih profesional. Dan meskipun rasanya mungkin tidak bisa memuaskan selera Anda, dampaknya bisa dirasakan oleh semua orang, mulai dari atlet hingga pensiunan yang bahkan tidak punya cukup energi untuk berjalan ke supermarket.

Oksigen

Dalam studi ini, para peneliti melibatkan delapan laki-laki muda sehat untuk melengkapi rangkaian tes bersepeda. Mereka diminta melakukan dua kali tes bersepeda, setelah minum jus bit sekali sehari selama 6 hari dan setelah minum blackcurrant cordial (minuman yang terbuat dari sejenis berry).

Studi yang dipublikasikan di Journal of Applied Physiology ini melaporkan, setelah minum jus bit, partisipan menggunakan lebih sedikit oksigen saat diminta bersepeda dengan kecepatan lambat. Hal ini menunjukkan, terang peneliti, kalau otot-otot mereka bisa melakukan kerja dalam jumlah yang sama dengan menggunakan energi yang lebih sedikit. Saat diminta bersepeda dengan jarak sesuai kemampuan, partisipan bisa mengayuh beberapa menit lebih lama dibandingkan saat sebelum minum jus bit.

Efek Nitrat

Setelah minum jus bit, lanjut peneliti, partisipan mengalami penambahan stamina sebesar 16%. Artinya, mereka yang biasanya kehabisan energi setelah jogging selama 1 jam mendapat ekstra waktu 10 menit. Selain itu, mereka bisa mencapai jarak yang sama dalam waktu yang lebih cepat.

“Kami sangat terkejut dengan efek jus bit dalam pengurangan pengeluaran oksigen, karena efek ini tidak bisa diperoleh dengan cara lain, termasuk program olahraga,” tutur salah seorang peneliti Andy Jones, seperti dikutip situs dailymail. Tentu saja Anda akan lebih fit setelah berolahraga, tetapi penggunaan oksigen Anda tetap sama.

Manfaat ini, terang peneliti, disebabkan oleh kandungan nitrat yang tinggi dalam jus bit. Zat kimia ini, menurut peneliti, juga bisa ditemukan pada sayuran hijau seperti kol dan bayam, khususnya pada konsentrat jus.

“Meskipun studi ini menggunakan jus bit yang dijual di pasaran, Anda akan mendapatkan manfaat yang sama dengan mengonsumsi jus yang dibuat di rumah,” terang Jones.