Ribuan Umat Islam Hadiri Haul Sunan Pojok Blora

Ribuan Umat Islam Hadiri Haul Sunan Pojok Blora

Pada Hari Jumat (23/12) merupakan puncak acara haul Syekh Abdurrohim atau yang akrab dikenal Sunan Pojok. Puncak acara ditandai pengajian akbar dengan penceramah KH Ali Mayhuri atau Gus Ali dari Sidoarjo, Jawa Timur. Sedangkan tempatnya adalah halaman masjid Agung Baitun Nur, komplek Alun-Alun Blora, Jawa Tengah.

Salah seorang panitia, H Aunur Rofiq mengatakan, ada sejumlah rangkaian kegiatan haul. Pada Kamis (22/12) di makam Sunan Pojok, yang berlokasi di sebelas selatan alun-alun dilaksanakan khataman Al-Qur’an binnadhor 30 juz. Sedangkan pada Jumat pagi ini dilaksanakan khataman bil ghoib 30 nuz.

”Pada Jumat sore, di komplek makam Sunan Pojok juga digelar pengajian dengan pembicara KH Abdul Qoyyum Manshur atau Gus Qoyum dari Lasem. Dan, selepas sholat isya’ dilaksanakan pengajian di depan masjid Baitun Nur dengan pembicara Gus Ali,” ujar Rofiq, yang juga ketua PCNU Blora.

Menurutnya, acara haul tersebut merupakan acara tahunan. Yakni, dilaksanakan setiap bulan Muharram. Dan, setiap kali acara haul Sunan Pojok digelar, ribuan umat muslim silih berganti menziarahi makam Syekh Abdul Rochim tersebut. Mereka tidak hanya datang dari berbagai penjuru di daerah Blora, namun sebagian mereka juga ada yang datang dari luar daerah.
Dalam cerita yang berkembang di masyarakat menyebutkan, bahwa Syekh Abdul Rochim merupakan salah satu abdi dalem Kesultanan Mataram. Oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo, Syekh Abdul Rochim mendapat tugas melakukan perjalanan ke Kadipaten Tuban, Jawa Timur. Setelah urusannya rampung, Sunan Pojok bermaksud melakukan perjalanan pulang ke Mataram.

Namun, sesampianya beliau di Blora beliau sempat singgah beberapa saat. Saat beliau memasuki kawasan Dusun Pojok, Desa Buluroto, Banjarejo, beliau  jatuh sakit. Tak lama kemudian, beliau wafat. Kemudian jasadnya dimakamkan di Blora. Karena meninggalnya di Dusun Pojok, sehingga masyarakat menjulukinya sebagai Sunan Pojok.

Ribuan peziarah memadati Makam Pangeran Surobahu atau dikenal Sunan Pojok, Jumat (23/12) kemarin. Mereka menghadiri pengajian umum dalam rangka haul Sunan Pojok. Pada hari itu diselenggarakan Pengajian Umum, Tahlil Umum dan Khotmil Quran.

Dalam acara tersebut, dibacakan silsilah Sunan Pojok yang konon nasabnya sampai pada Nabi Muhammad SAW oleh KH. Muharror Ali.

Bupati Blora Djoko Nugroho melalui asisten II Setda Blora Sudarmo mengajak kepada semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan tatanan kehidupan yang lebih baik. Untuk itu, Bupati Blora mengajak semua pihak agar bersama-sama meningkatkan hubungan yang harmonis antara ulama, umaro (pemerintah) dan masyarakat. Tanpa adanya dukungan dan kerjasama yang lebih baik dari semua pihak, apalah artinya kerja keras Pemerintah selama ini.

Dalam tausyiahnya, Kyai Faqih menyampaikan bahwa Sunan Pojok dulunya adalah seorang Bupati Tuban yang begitu gigih untuk mensejahterakan rakyatnya. “Dulunya Sunan Pojok adalah seorang panglima perang di Mataram. Sepulangnya dari perang melawan Belanda di Batavia. Sunan Pojok diangkat menjadi Bupati Tuban. Blora dulu termasuk dalam wilayah Kab. Tuban,” ujarnya.

 

About iroelizzta

santai tapi pasti

Posted on 22 Februari 2012, in artikelku and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: