pendidikan Masyarakat wajib hukumnya….!!!!!

Pendidikan Masyarakat Wajib Hukumnya!!!!

•    Menurut Bapak, apa pentingnya pendidikan dalam masyarakat ?
Pendidikan merupakan kebutuhan pokok manusia. Manusia yang hidup harus mau melakukan upaya-upaya pendidikan, sehingga maju tidaknya sebuah masyarakat tergantung orang-orang tersebut. Apabila ada informasi atau hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan itu kurang, apa mungkin masyarakat itu akan maju ? kita lihat saja di Negara maju, pasti mempunyai pendidikan yang maju pula. Dengan pendidikan maju, selain merubah prilaku-prilaku juga adanya peluang-peluang lebih baik untuk masyarakat  dan lahirnya teknologi-teknologi modern. Misal , dulu kita mau ngomong jarak jauh kebingungan , sekarang sudah ada alat kmunikasi yang tinggal pectet saja. Saya memaknai bahwa pendidikan masyarakat wajib hukumnya ,kalau masyarakat akan berubah , kalau tidak ya tidak mungkin pendidikan itu maju. Sebagaimana visi misi Bapak Bupati, yang ada 4 pilar prioritas, yaitu :
1.    pilar pendidikan dengan adanya sekolah gratis untuk masyarakat Blora beliau ingin blora berubah menjadi semakin sejahtera.
2.    pilar kesehatan
3.    pilar infrastuktur
4.    pilar pertanian
Karena sangat pentingnya pendidikan dalam masyarakat ini, mau tidak mau harus dipenuhi.
•    Dalam pendidikan ada pendidikan emosional, spiritual, intelektual, mana yang lebih utama menurut bapak ?
Semua itu harus terintegrasi, tidak ada yang diprioritaskan, semua harus seimbang, mengapa harus berimbang ? karena alam ini dipenuhi dengan keseimbangan. {endidikan sekarang ini terintegrasi dengan adanya kearifan sosial, pendekatan spiritual, kegiatan-kegiatan sekolah, membentuk karakter siswa.” Kita tidak member prioritas khusus seiring berjalan dan harus terintegrasi. Seperi pepatah “Dengan Ilmu hidup akan menjadi lebih mudah, dengan agama hidup akan menjadi lebih terarah, dengan seni hidup akan lebih meriah.”  Jadi tidak ada yang dijadikan anak tiri, semua direkrut, pendidikan moral bagus, agus, sehingga dalam membangun karakter saya selalu mensosialaisasikan denagn adanya kearifan local. Tapi siapa tokoh kearifan local tersebut ? kearifan tersebut ada pada diri tokoh asli Blora Ki Samin Surasentiko. Ikon Blora yang sangat terkenal itu dapat kiat teladani sifat-sifat beliau, yaitu :
1.    Figur kejujuran, kalau manusia jujur semua KPK pasti tidak ada.
2.    Sikap kesederhanaan, tidak bermewah-mewahan( hindonitis ) sebagi lambing cinta produksi dalam negeri.
3.    Kerukunan, rukun ini mengingat dengan kepergian kami kemana pun membawa sukun ( supaya rukun ) agar tidak tercipta kerusuhan-kerusuhan.
4.    Keberanian membela yang benar, berani berkorban yang selalu menyebarkan virus kebaikan
( Amar Ma’ruf nahi mungkar ). Saya tidak takut dengan KPK, malah saya pergunakan sebagai slogan KPK ( kebaikan, perubahan , kepekaan ). Kebaikan merupakan suatu perbuatan yang memiliki nilai kemanfaatan. Perubahan harus selalu dilakukan tapi harus dengan perubahan yang memiliki nilai manfaat dan kebaikan. Kepekaan kepada kaum yang lemah contoh, di sini ada kepekaan setiap bulan, seluruh karyawan dan karyawati saya beri amplop, amplop tersebut kosong, saya menyediakn kotak yang namanyan Kotak Amal Akhirat Setda ( KAAS ). Siapa yang mengisi amplop yang isinya keikhlasan masuklah kotak itu ke jurusan akhirat, tujuannya saya hanya ingin terbentuknya keikhlasan. Dari kotak amal ini kami pakai untuk membantu korban merapi, dan memberangkatkan haji sampai saat ini8 sudah sampai 12 kali haji gratis kepada honor, sopir, penjaga kantor, pengurus masjid di sini. Kegiatan ini mendapatkan rekor MURI pada 21 Januari 2009 debgan memberangkatkan haji  gratis. Baisanya pemberangkatan haji kan dengan uang negara, tapi ini dengan keikhlasan    .
5.    Berani Tanggung jawab atas semua yang telah terjadi.
•    Lembaga pendidikan umum ada lembaga ma’arif yang menjadikan aga,ma sebagai prioritas, dan itu terlalu stagnan dan vakum, program pemerintah apa untuk hal tersebut ?
Tentunya kami sangat berharap  adanya panjang tangan dari para guru untuk mengembangkan potensi anak didiknya. Saya yakin pemerintah dan Diknas mendukung dengan  adanya kekurangan guru apa saja, supaya semuanya berimbang. Seperti  dalam hadis “ berkerjalah untuk akhiratmu seakan berkerja untuk duniamu dan berkerjalah untuk duniamu  seakan bekerja untuk akhiratmu.”
Dari keterangan ini berarti adanya keseimbangan antara keduanya. Dan semuanya itu tergantungt dengan prospek pendidikan yang diatur, leader pengelola, murid patuh guru supaya menjadi manusia yang utuh.
•    Selain kearifan lokal tersebut, kearifan yang lain itu seperti apa ?
Semua kearifan lokal itu bergantung pada guru, bagaimana membangun pendidik yang professional dan berkarakter dengan mengikuti perkembangan yang terbaru, pengkajian –pengkajian, berani mengambil resiko, pendidikan yang berstandarisasi. Guru didukung oleh kompetensi yang arti kompetensi bagi guru ada 3, yaitu :
1.    Berilmu dan belajar, dari semula tidak tahu akan menjadi tahu atas suatu hal.
2.    Usaha untuk mahir, mumpuni, trampil dan ahli dari tidak bias suatu hal menjadi bisa melakukannya.
3.    Motivator, semangat, dari perkara yang tidak mau menjadi mau menjalankannya.
•    Proses standarisasi di lingkungan para didik umumnya hanya ditentukan dengan melaksanakan UAN, apa tanggapan bapak mengenai hal tersebut ?
Saya tidak setuju sekali, tidak dalam sehari itu menentukan hasil, nanti gimana dengan kegiatan kesehariannya, dan yang bersangkutan, semua dengan proses dari waktu ke waktu untuk menentukan semuanya. Tidak mutlak, harus mengikutkan muatan lokal, yang selama ini mulai diakomodasi. Ini kan harus dikritik social, tergantung kita semua tidak hanya guru tapi masyarakat. Kalu melihat seperti itu aku tidak setuju sampai melihat orang histeris dengan melakukan hal-hal seperti ilmu alam, gunakanlah filosofi alam yang ada di sekitar kita.
•    Bagaimana bapak memandang potret dunia pendidikan di blora dewasa ini ?
Semakin hari semakin mantap, hanya perlu adanya evaluasi dan inovasi yang mengarah pada kesiapan menerima kenyataan yang ada. Diharapkan di sekolah itu harus ada muatan lokal, sehingga setelah lulus mereka mempunyai kemandirian, dinamika perkembangan di lapangan, kepekaan terhadap yang membutuhkan.
•    Melihat peningkatan di blora yang sangat signifikan dengan munculnya sekolah-sekolah tinggi. Dengan munculnya karya putra daerah tersebut apa tanggapan dari bapak ?
Kita selalu menghargai karya putra daerah, apalagi berdiri sendiri, itu sebuah pilihan, kita NKRI “ berbagai macam warna kita tamping menjadi pelangi yang indah “. Kita tetap memberikan porsi sebesar-besarnya dengan berdirinya lembaga yang didalangi oleh putra daerah.  Kita harus menyenangi sesuatu  sesuatu yang berat, tapi kalau senang akan menjadi mudah, dan tidak fanatik.

About iroelizzta

santai tapi pasti

Posted on 17 Februari 2012, in artikelku. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: